ILMU BUDAYA DASAR
1) Pengertian
Istilah "Ilmu Budaya Dasar" dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah "Basic Humanities" yang berasal dari istilah bahasa Inggris "The Humanities". Adapun istilah "The Humanities" itu sendiri berasal dari bahasa Latin "Humanus" yang berarti manusiawi, berbudaya dan halus (Refined).
Secara etimologis ilmu budaya dasar adalah ilmu yang mempelajari pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep - konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah - masalah manusia dan kebudayaan.
Pengertian ilmu budaya dasar menurut para ahli yaitu :
- Menurut Herskovits
yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
- Menurut Andreas Eppink
Ilmu budaya dasar adalah keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur - struktur sosial, religius, dan lain - lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
- Menurut Edward Burnett Tylor
2) Tujuan
Ilmu budaya dasar bertujuan untuk :
- Mengernal diri sendiri maupun perilaku orang lain,
- Memiliki pemikiran dan penglihatan yang jelas serta yang mendasar serta menghargai budaya yang ada disekitar dan ikut melestarikan budaya nenek moyang (leluhur),
- Peka terhadap masalah - masalah pemikiran serta perilaku dan ketentuan manusia atau masyarakat yang ada disekitar,
- Menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman kesederajatan manusia dengan landasan nilai estetika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat,
- Mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman dan kesederajatan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam bermasyarakat,
- Memberi landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup bermasyarakat, selaku individu dan makhlu sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya,
- Memenuhi tuntutan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dharma pendidikan.
3) Tiga Kelompok Ilmu Pengetahuan
Adapun menurut Prof. Dr. Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok, yaitu :
- Ilmu Pengetahuan Alam (Natural Science)
- Ilmu Pengetahuan Sosial (Social Science)
- Ilmu Pengetahuan Budaya (The Humanities)
Ilmu pengetahuan budaya dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian ini dapat dibagi kedalam berbagai bidang keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik, dan lain - lain.
Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan engetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep - konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah - masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah "The Humanities". Pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep - konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah - masalah manusia dan budaya.
4) Perbedaan antara IBD dan IPS
Pada dasarnya IBD dan IPS bila kita lihat secara konsep sama - sama mencakup lingkungan sosial, tetapi terdapat perbedaan antara IBD dan IPS.
IBD memiliki maksud berbudaya yaitu agar kita tahu budaya yang kita miliki, dimana seperti yang kita tahu, memahami budaya kita dan selalu berusaha menjaga budaya kita agar tidak diambil oleh orang lain atau negara lain.
IPS adalah ilmu pengetahuan dalam berbagai lapangan meliputi perilaku dan interaksi antara manusia, serta interaksi dan perilaku manusia di masa kini dan di masa lalu. Perbedaan antara IBD dan IPS, yaitu :
- Ilmu Budaya Dasar (IBD) diberikan pada tinggkat perguruan tinggi sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) diberikan pada tinggkat pendidikan lanjut menengah pertama sampai menengah atas.
- Ilmu Budaya Dasar (IBD) merupakan mata kuliah tunggal artinya tidak mmemiliki kelompok mata pelajaran sedangkan Ilmi Pengetahuan Sosial (IPS) adalah kelompok dari sejumlah mata pelajaran diantaranya Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dan lain - lain.
- Ilmu Budaya Dasar (IBD) bertujuan untuk memberi pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep - konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bertujuan untuk pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
5) Persamaan antara IBD dan IPS
Persamaan dari keduanya antara lain :
- Keduanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan atau pengajaran,
- Keduanya bukan merupakan disiplin ilmu yang berdiri sendiri,
- Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial serta membahas tentang manusia dan permasalahan sosial di dalamnya serta kebudayaannya.
6) Tiga Golongan Bahan Pengajaran IBD
Materi ilmu budaya dasar terdiri atas masalah - masalah budaya. Untuk dapat mempelajari masalah - masalah budaya hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengidentifikasi kenyataan - kenyataan budaya dan memahami sejumlah konsep budaya tertentu. Sehingga demikian bahan pengajaran ilmu budaya dasar dapat dibedakan atas tiga golongan, yaitu :
- Kenyataan - kenyataan budaya yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama - sama merupakan masalah budaya tertentu,
- Konsep - konsep budaya atau pengertian - pengertian tentang kenyataan - kenyataan budaya dibatasi pada konsep dasar,
- Masalah - masalah budaya yang timbul dalam masyarakat, biasanya dalam berbagai kenyataan - kenyataan soasial antara yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan. Masalah - masalah budaya juga timbul dalam masyarakat biasanya karena terjadi penjiplakan budaya atau mengklaim budaya yang bukan budayanya. Sehingga masalah budaya - budaya ini mencakup berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya. Serta hakikat manusia yang bersifat universal, yaitu diwujudkannya beraneka ragam, sebagaimana yang terlihat dalam berbagai bentuk dan corak.
Komentar
Posting Komentar