SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI DAN SISTEM
OPERASI
A. Sejarah Perkembangan Sistem
Informmasi
Sistem informasi
merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur
dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi. Dimana fasilitas atau
media yang dingunakan berupa komputer, telephone, dan televisi.
1) Sejarah Perkembangan Komputer
·
Komputer Generasi Pertama(1946-1959)
Komputer Generasi Pertama(1946-1959)
Komputer
generasi pertama adalah Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC)
yang merupakan komputer digital elektronik yang digunakan untuk kebutuhan
umum. Program ENIAC dirancang pada tahun 1942, dan mulai dibuat pada tahun
1943 oleh Dr. John W. Mauchly dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical
Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun
1946.
ENIAC
berukuran sangat besar, untuk penempatannya membutuhkan ruang 500m2. ENIAC
menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000
kapasitor, dan 70.000 resistor. Ketika dioperasikan, ENIAC membutuhkan daya
listrik sebesar 140 kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton, dan menempati
ruangan 167 m2.
Yang
pertama kali dikembangkan adalah komputer untuk desain pesawat dan peluru
kendali. Ilmuwan yang menggagas konsep pengembangan tersebut adalah Konrad
Zuse, seorang Insinyur asal Jerman. Komputer generasi pertama memiliki beberapa karakteristik
yaitu :
a) Sirkuitnya Menggunakan Tabung Hampa.
b) Komputer mempunyai silinder magnetik untuk
menyimpan data.
c) Programnya hanya bisa dibuat menggunakan
bahasa mesin.
d) Instruksi operasi dibuat secara spesifik
untuk tugas tertentu.
e) Menggunakan Konsep Stored Program dengan
memori utamanya adalah Magnetic Core Storage.
f) Menggunakan Simpanan Luar Magnetic Tape
dan Magnetic Disk.
g) Ukuran fisik komputer besar, memerlukan
ruang yang luas.
h) Suhunya cepat panas, sehingga diperlukan
pendingin.
i) Prosesnya kurang cepat.
j) Daya simpannya kecil.
k) Membutuhkan daya listrik yang besar.
·
Komputer
Generasi kedua (1959-1964)
Karena komputer
generasi pertama memiliki ukuran yang sangat besar, maka para ilmuwan mulai
mengembangkan teknologi resistor. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi
resistor ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama
Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer
ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah
besar data. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk
kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Salah
satu komputer yang pada masa itu dapat diterima secara luas di kalangan
industri adalah IBM 1401. Jenis - jenis komputer lain yang muncul pada
generasi ini diantaranya UNIVAC III, UNIVAC SS80, SS90, dan 1107, IBM 7070,
7080, 1400, dan 1600. Komputer generasi kedua memiliki beberapa karakteristik
yaitu :
a) Memiliki transistor dibanding dengan
tabung.
b) Memiliki sistem penyimpanannya sendiri.
Yaitu, Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage dan
menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
c) Tidak lagi menggunakan bahasa assembly
d) Transistor yang banyak menghasilkan panas
yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer
yaitu quartz rock (batu kuarsa).
·
Komputer Generasi Ketiga (1964 – 1970)
Komputer Generasi Ketiga (1964 – 1970)
Komputer
generasi ketiga muncul sejak era 1964-1970an. Karena Komputer Generasi II
menggunakan transistor yang membuat komputer menjadi cepat panas, maka pada
generasi ketiga ini para pengembang mulai meninggalkan resistor.
Pada tahun
1958, Jack Billy menciptakan komponen yang lebih canggih dibandingkan
transistor yang membuat komputer cepat panas. Yakni IC (Integrated Circuitchip) yang mampu menampung banyak
komponen menjadi satu. Komputer generasi ketiga memiliki beberapa karakteristik yaitu
:
a) Kinerja komputer lebih cepat dan tepat.
Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
b) Peningkatan dari sisi software.
c) Kapasitas memori lebih besar, dan dapat
menyimpan ratusan ribu karakter dimana sebelumnya hanya dapat menyimpan puluhan
ribu.
d) Menggunakan media penyimpanan luar disket
magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random
access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
e) Penggunaan menjadi listrik lebih hemat.
f) Kemampuan melakukan multiprocessing dan
multitasking.
g) Telah menggunakan terminal visual display
dan dapat mengeluarkan suara.
h) Harganya semakin murah.
i) Kemampuan melakukan komunikasi dengan
komputer lain.
Produk
Komputer Generasi III adalah IBM S/360, UNIVAC 1108, UNIVAC 9000, Burroughts
5700, 6700, 7700, NCR Century, GE 600, CDC 3000, 6000, dan 7000, PDP-8, dan
PDP-11 (pabrik pembuatnya adalah Digital Equipment Corporation).
·
Komputer
Generasi Keempat (1979 – 2000)
Pada
generasi ini, komputer yang menggunakan chip IC kemudian dikembangkan lagi. Pada
1980-an perusahaan Very Large Scale Integration mencoba
melakukan pengembangan tersebut, yang menghasilkan satu chip tunggal yang dapat
menampung ribuan komponen.
Pada
tahun 1971 perusahaan Intel memperkenalkan mikrokomputer 4 bit yang menggunakan
chip prosesor dengan nama 4004 yang berisi 230 transistor dan berjalan pada 108
KHz (Kilo-Hertz) dan dapat mengeksekusi 60.000 operasi per detik.
Lalu
pada tahun 1972, Intel memperkenalkan mikrokomputer 8008 yang memproses 8 bit
informasi pada satu waktu. Selanjutnya mikroprosesor 8080 dibuat pada tahun
1974. Komputer generasi keempat memiliki beberapa karakteristik yaitu :
a) Tampilan monitor masih satu warna (green
color).
b) Adanya mikrocomputer.
c) Tidak satupun yang PC-Compatible atau
Macintosh-Compatible.
d) Muncul istilah PC (personal Computer).
e) komputer sudah memiliki Large Scale
Integration (LSI)
Produk
Komputer Generasi IV adalah IBM 370, Apple I dan Apple II, PDP-11,
VisiCalc, dan Altair yang menggunakan prosesor Intel 8080, dengan sistem
operasi CP/M (Control Program for Microprocessor), dengan bahasa pemrograman
Microsoft Basic (Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code).
·
Komputer
Generasi kelima (Sekarang)
Pada
perkembangan selanjutnya perubahan besar terjadi bahwa sejak IBM-PC
diperkenalkan dan bukan menjadi satu-satunya manufaktur PC-compatible, maka
standar baru dalam dunia industri PC lebih dikembangkan oleh perusahaan lain seperti
Intel dan Microsoft yang dipelopori oleh W. Bill Gates yang menjadi pionir
standar hardware dan software dunia. Dan dilanjutkan dengan munculnya
Smartphone.
Sejarah
perkembangan komputer generasi kelima adalah komputer yang kita gunakan
sekarang ini. Pada generasi ini ditandai dengan munculnya LSI (Large Scale
Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke dalam sebuah
microprocesor. Selain itu, ditandai dengan munculnya microprocessor dan
semi conductor.
Perusahaan
- perusahaan yang membuat micro-processor di antaranya adalah Intel
Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Di pasaran bisa kita lihat
adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486,
dan Pentium.
Pentium-4
merupakan produksi terbaru dari Intel Corporation yang diharapkan dapat
menutupi segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya. Di samping itu,
kemampuan dan kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz.
Tahun 2001
Intel mengumumkan prosesor Itanium yang merupakan prosesor dengan basis
arsitektur 64 bit (IA-64) pertama. Meskipun komputer pada generasi ini ukuran
fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang
semakin canggih, yang memiliki beberapa karakteristik yaitu :
a) Resolusi gambar yang bagus
b) Komputer 32 bit dan 64 bit.
c) Teknologi AI (Artificial Inteligence)
d) Munculnya Smarphone.
e) Berbasic GUI (Graphical User Interface)
Pada
generasi kelima ini, telah dilakukan pengembangan yang dinamakan Josephson
Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan
memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu
memproses miliaran operasi perdetik.
Contoh-contoh
komputer yang lahir pada generasi kelima berbasis x86, seperti chip 286 yang
diperkenalkan pada tahun 1982 dengan 134.000 transistor, kemudian chip 386 pada
tahun 1983 dengan 275.000 transistor, sedangkan chip 486 diperkenalkan tahun
1989 yang memiliki 1,2 juta transistor.
Selanjutnya
pada tahun 1993 Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut Pentium
1 dengan jumlah transistor 3,1 juta untuk melakkan 90 MIPS (Million Instruction
Per Second). Kemudian dilanjutkan pada generasi berikutnya yaitu Pentium 2, 3,
dan 4.
2) Sejarah Perkembangan Telephone
· Cikal Bakal Telepon
Sound of Telegraph merupakan cikal bakalnya telepon. Penemuan dari Natonio
Meucii pada tahun 1871 ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara
antara 2 orang dengan perantaraan kabel.
Tahun 1877 merupakan tahun dimana telepon pertamakali dibuat. Pada tahun
1880 dilakuakan pembaruan sirkuit, yang awalnya one-wire menjadi two-wire
(sirkuit metallic) untuk mengurangi gangguan. Ini merupakan pertamakalinya
sirkuit metalik digunakan (dipasang) pada telepon. Pada tahun 1981 telepon pertamakali
menggunakan nomor dial.
Pada tahun 1915 telepon dengan sistem
wireless digunakan pertamakalinya. Pada tahun 1927 proyek layanan telepon
lintas atlantik di London dimulai. Proyek ini menggunakan 2 jalur radio. Namun
dikarenakan bnyaknya gangguan yang terjadi dalam radio, biaya penggunaannya
yang mahal serta kapasitasnya yang kecil menyebabkan proyek ini dianggap tidak
ideal dan dipindahkan menjadi lintas pasifik pada tahun 1964.
·
Telepon
Komersial
Pada awalnya
telepon mobile yang menggunakan sistem microwave radio yang memungkinkan jarak
jauh, dikembangkan oleh AT&T sebagai alat bantu perang. Namun
setelah perang berakhir, telepon tetap terus dikembangkan dan mulai dipasang
dengan tujuan komersial.
Pada tahun
1990 ketika penggunaan komputer semakin berkembang, muncul internet yang mulai
merubah pola pengiriman pesan bergeser menjadi pengiriman data.
·
Telepon
Genggam
Cikal bakal
telepon genggam yaitu Handie Talkie sudah muncul sejak tahun 1938 (SCR-194).
Handie talkie tersebut digunakan untuk keperluan perang. Namun jarak
jangkauannya hanya beberapa km dan bobotnya juga cukup berat maka telepon ini tidak begitu popular.
·
Telephone
Generasi Pertama
Yang
pertamakali membuat prototype telepon genggam yang diberinama ‘Portable Dynamic
Adaptive Total Area Coverage’ (DynaTAC) ialah
Perusahaan Motorolla. Pada tahun 1973. Telepon
genggam pertama ini memiliki bobot 0.9 kg dan merupakan layanan selular analog
generasi pertama (1G).
Teknologi 1G
memiliki sistem yang dikenal dengan istilah AMPS ini menggunakan frekuensi
825Mhz – 894 Mhz dan dioprasikan pada band 800 Mhz. Namun telepon dengan
teknoligi 1G ini memiliki ukuran yang cukup besar untuk dipegang oleh tangan. Selain itu teknologi 1G yang
bersifat analog hanya memungkinkan sistem telepon bersifat regional saja,
sehingga mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telepon.
·
Generasi Kedua
Pada tahun
1989, diciptakan ponsel saku
pertama yang memiliki ukuran lebih kecil. Ponsel flip pertama yang diberi nama
microTAC tersebut didesain dan diperkenalkan oleh Motorolla.
Sekitar
tahun 1990 muncul teknologi telepon genggam generasi kedua (2G). Amerika
menggunakan teknologi CDMA, sedangkan Eropa menggunakan teknologi GSM yang
memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Teknologi 2G lebih baik, sebab
menggunakan teknologi chip digital yang memungkinkan telepon seluler berukuran
lebih kecil dan ringan.
·
Munculnya Smartphone
![]() |
Tahun 1997
merupakan era dimulainya ponsel pintar atau smartphone dengan diluncurkannya
9000 Communicator oleh Nokia. Telepon genggam ini menyediakan layar LCD dan
papan QWERTY yang utuh. Pada tahun 1999 muncul ponsel Benofon, ponsel pertama
yang terintegrasi dengan GPS dan menyediakan peta untuk melacak posisi dan
pergerakan pengguna.
Ditahun ini
muncul pula VP-201 dari Kyocera (di Jepang), yang merupakan ponsel pertama yang
terintegrasi dengan kamera. Lalu pada tahun 2002 muncul perangkat BB yang
terintegrasi dengan ponsel.
·
Generasi Ketiga
![]() |
Pada Oktober
2001, NTT Dromoco Jepang menyediakan layanan berbasis teknologi 3G pertama.
Baru tahun 2002 muncuk tandingannya yaitu CDMA2000 1x EV-DO di Korea selatan
dan Amerika Serikat, dan tahun 2003 di Eropa. Perbedaan utama jaringan 2G dan
3G adalah penggunaan paket switching untuk transmisi data.
Selanjutnya
teknologi 3G berkembang menjadi 3G+ yang memiliki kemampuan kecepatan download
hingga 14 Mbps, dan teknologi HPSA+ yang diklain dapat mencapai kecepatan
hingga 84Mbps.
Pada tahun
20017, Apple meluncurkan iPhone, sebuah inovasi revolusioner berupa ponsel
dengan layar sentuh dan mengadopsi teknologi 3G.
·
Generasi Keempat
Pada akhir
tahun 2009 teknologi jaringan 4G yaitu Wimax dan LTE pertamakali dicoba.
4G Wimax dicoba di Amerika oleh Sprint, sedangkan 4G LTE dicoba di Scandinavia
oleh TellaSonera. Sedangkan di Indonesia sendiri, teknologi 4G LTE baru
muncuk beberapa tahun terakhir, dan pertama kali diperkenalkan ke publik oleh
BOLT.
Ponsel
pertama yang mengadopsi standar 4G adalah HCT EVO 46, yang diluncurkan pada
tahun 2010. Ponsel ini beroprasi di jaringan wiMax, dengan sistem operasi
Android 2.1. ponsel ini juga memiliki fitur kamera 8 MP, perekam video dengan
resolusi tinggi, serta keluaran HDMI
3 2) Sejarah Perkembangan Televisi
·
George Carey ( 1876 )
Menciptakan selenium
camera yang digambarkan dapat membuat seseorangmelihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan
gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.
·
Paul Nipkov ( 1884 )
Ilmuwan Jerman,
berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepinganlogam yang
disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
·
Freidrich
Reinitzeer ( 1888)
Ahli botani Austria,
menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku
pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
·
Tabung Sinar
Katoda (CRT) ( 1897 )
Diciptakan ilmuwan
Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila ditembakan
elektron. Inilah yang menjadi dasar televisi layar tabung.
·
Philo T Farnsworth ( 1927 )
Ilmuwan asal Utah, Amerika
Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun.
Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
·
Peter
Goldmark ( 1940 )
Menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343
garis.
·
Dr. Glenn
Brown
( 1958 )
Sebuah karya tulis ilmiah
pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan.
·
Donald
Bitzer dan Gene Slottow ( 1964 )
Menciptakan prototipe sel
tunggal display Televisi Plasma pertamakali. Langkah ini
dilanjutkan Larry Weber.
·
James Fergason ( 1967 ) menemukan
teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.
·
George Heilmeier ( 1968 )
Layar LCD pertama kali diperkenalkan
lembaga RCA yang dipimpin.
·
Larry Weber ( 1975 )
Dari Universitas Illionis mulai merancang
layar plasma berwarna.
·
Walter
Speardan Peter Le Comber ( 1979 )
Membuat display warna LCD
dari bahan thin film transfer yang ringan. Sementara itu Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil
menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED).
Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED.
·
Stasiun
televisi Jepang, NHK ( 1981 ),
Mendemonstrasikan
teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.
·
Kodak ( 1987 )
Mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display
pertama kali.
·
Larry Weber ( 1995 )
Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya
proyek layar plasma selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih
stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi
senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
·
Dekade 2000-an
Masing masing jenis teknologi layar semakin
disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir
yang lebih sempurna dari sebelumnya.
B. Sejarah Perkembangan Sistem Operasi
Windows
Windows adalah sistem
operasi yang dibuat oleh Microsoft. Penemu Windows untuk pertama kalinya adalah
dua orang yang saling bersahabat sejak kecil yaitu Bill Gates dan Paul Allen.
Sejak penemu Windows ini, Windows kini mengalami perkembangan dari versi yang
satu ke versi lainnya dengan kualitas yang semakin ditingkatkan.
Sistem operasi
Windows merupakan pengembangan dari MS-DOS, sebuah sistem operasi berbasis
modul teks dan command-line atau CLI (Command Line Interface). Windows
merupakan sistem operasi yang menyediakan lingkungan berbasis grafis (Graphical
User Interface (GUI)) dan kemampuan multitasking.
1) Windows 1.0
Sistem operasi Windows 1.0 dikeluarkan
pada tanggal 20 November 1985 dan diresmikan pertama kali pada tanggal 10
November 1983 yang dijuluki dengan Windows Graphic Environment 1.0. Windows 1.0
bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, namun hanya memperluas kemampuan
MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis berbasis 16-bit.
Windows 1.0 juga memiliki masalah dan
kelemahan sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Selain itu, Apple yang menuntut
Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh,
jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara
“tile” saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama
lainnya. Tentu saja, Windows 1.0 memiliki cukup banyak kekurangan sehingga
belum begitu dikenal di masyarakat.
2) Windows 2.0
Windows 2.0
mendapatkan keuntungan, karena dapat menggunakan prosesor terbaru pada tahun
itu, yaitu Intel 286 Prosesor, memory yang lebih besar, dan fitur komunikasi
antar aplikasi dengan menggunakan Dynamic Data Exchange (DDE). Dengan
peningkatan dukungan grafis, pengguna sekarang dapat mengatur besar kecil
ukuran jendela dan penambahan dukungan untuk keyboard.
Jadinya, kita dapat
menggunakan Windows dengan hanya berbekal keyboard dan juga dukungan Keyboard
Shortcut. Windows 2.0 sendiri di luncurkan pada tanggal 9 Desember 1987. Lalu,
rilis selanjutnya yaitu Windows 2.1 sampai Windows 2.03, menambah fitur yaitu
Protected Mode dan penggunaan memory yang lebih besar pada prosesor Intel 386.
3 3) Windows 3.0
Windows 3.0 dirilis
pada tanggal 22 Mei 1990. Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis
SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development
Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar
mampu berjalan di Windows 3.0 ini.
Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver
(VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat
keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan
fitur Multimedia dan True Type Font. Sistem ini memudahkan End-User karena
adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi Windows
3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.
4)
Windows 95
Windows 95 yang
memiliki nama kode Chicago dalam masa pengembangan dirilis tanggal 24 Agustus
1995. Windows 95 sudah terintegrasi dengan 32-bit TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol) dan sudah mendukung jaringan Internet, dial-up
networking, dan dukungan Plug and Play, dimana kita bisa menginstall Device
dengan hanya mencolok kabel hardwarenya. Versi 32 bit dari Windows 95 terdapat
peningkatan kapabilitas multiedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing,
dan Networking yang sudah diintegrasikan.
5)
Windows 98
Pada 25 Juni 1998,
Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai
Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi
secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan
pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras
baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi
untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang
terdapat di dalam Windows 95.
Dukungan USB di dalam
Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Dengan
kehadiran Windows 98 mengundang banyak kontriversi saat Microsoft memasukkan
penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak
dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu
menampilkan direktori seolah-olah halaman web.
6)
Windows 2000
Windows 2000 termasuk
kedalam keluarga Windows NT. Dirilis pada 17 February 2000, Windows 2000 ini
khusus dibuat untuk kalangan bisnis. Ada versu Professional, Server, Advanced
Server dan Datacenter Server. Untuk pengguna rumahan, Windows merilis Windows
ME beberapa bulan kemudian. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga
ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan
menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX
6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk
menjalankan game).
7)
Windows ME (Millennium Edition)
Sesuai dengan
namanya, Windows ME ini dirilis pada 14 September tahun 2000 yang sering
disebut sebagai tahun milenium. Dibandingkan dengan Windows 98, Windows ME
memiliki boot time yang jauh lebih cepat. Di Windows inilah pertama kali ada
fitur System Restore untuk merestore PC ke titik tertentu jika mengalami
permasalahan. Namun demikian, banyak yang menganggap bahwa Windows ME ini
adalah produk gagal yang memiliki banyak masalah. Keberadaan Windows ME ini pun
segera digantikan oleh Windows NT Family lainnya ( XP, Vista, 7, dan Windows
8).
8)
Windows XP
Pada tahun 2001,
Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode “Whistler” selama
pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows
9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows
XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT
yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk
menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling
tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun
2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP
akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
9)
Windows Vista
Tanggal 30 November
2006, Microsoft meluncurkan versi baru Windows untuk pengguna rumahan dan
kalangan bisnis pada tanggal 30 Januari 2007 dengan nama Windows Vista.
Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh dikatakan radikal, terutama
pada bagian user-interface. Kemampuan sekuritas juga ditambahkan oleh
Microsoft, sehingga Microsoft megklaim versi terbarunya ini lebih stabil,aman,
dan memanjakan pengguna computer ( walaupun menurut banyak orang hal-hal tersebut
sudah ada pada Windows XP).
10)
Windows 7
Rilis selanjutnya
setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan
Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT
versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis
pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal
22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah:
Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media
Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah
Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada
desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu).
Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik.
11)
Windows 8
Windows 8 adalah
versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang
diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk
komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat
media. Salah satu metode untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengurangi
beban pemakaian RAM di dalam Operating System. Penghematan penggunaan RAM
di Windows 8 dipastikan dapat secara signifikan
memperpanjang penggunaan PC yang memakai baterai (laptop ataupun tablet PC)
karena RAM merupakan salah satu komponen di komputer yang paling banyak memakai
arus listrik.
12)
Windows 10
Windows sengaja tidak
mengeluarkan versi windows 9 dikarenakan para users akan menganggap windows 9
yang dipakai adalah windows 95 atau windows 98 karena berawalan 9, jika itu
terus dipakai akan berbahaya. Maka dengan itu Windows langsung memproduksi
windows 10 untuk menggantikan windows 9 yang tidak boleh diproduksi. Windows
ini adalah versi terbaru dari semua software windows dengan segala
kecanggihannya membuat satu dari sekian software Operating System ini banyak
digandrungi oleh masyarakat, simpel, menarik, dan canggih.
Sumber :























Komentar
Posting Komentar